Wawancara – Terjangan Radikalisme Pada Penerus Bangsa

Terjangan  Radikalisme Pada Penerus Bangsa

            Singaraja – Saat ini kasus radikalisme sudah menyebar di kalangan masyarakat Indonesia, mulai dari anak-anak hingga dewasa bahkan kasus ini sudah mulai banyak dibicarakan di media social. Peran mahasiswa di sini sangat penting Karena sebagai mahasiswa kita tidak hanya sekedar belajar, tetapi juga sebagai agen perubahan yang tidak lepas dari kasus-kasus radikalisme yang terjadi di Indonesia. Begitu pula dengan salah satu dosen di Universitas Pendidikan, I Putu Hendra Mas Martayana,S.pd,M.A, atau yang lebih akrab di sapa pak Hendra, yang memberi penjelasan tentang peranan mahasiswa dalam mencegah radikalisme itu sendiri. Berikut petikan wawancara tim Surapati dengan pak Hendra sebagai salah satu dosen pengajar mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan, Selasa (6/6).

Menurut bapak apa yang menimbulkan radikalisme saat ini ?

Pemahaman agama yang sempit, biasanya jika orang sudah memahami agama yang sempit biasanya akan muncul rasa primordialisme, jika sudah pemkirian primordialisme maka akan menghasilkan teroris teroris baru

Menurut bapak mengapa seiring perkembagan teknologi perkembangan radikalisme semakin berkembang ?

Karena semakin mempermudah akses terhadap masuknya ideologi ideologi asing, salah satunya RAFUNDA ( Radikalisma, Fundamentalisme, dan Agama ) dan biasanya nanti mereka akan melahirkan gerakan puritanisme ( usaha untuk mencari keasliaan sebuah agama ) contohnya adalah yang dilakkukan oleh pihak isis, isis kan sebenarnya secara agama itu berusaha untuk mencari islam yang murni, jangankan dengan orang yang berbeda agama saja mereka halalkan darahnya

Menurut bapak bagaimana peran penting mahasiswa dalam mencegah radikalisme ?

Sebagai mercusuar intelektualitas seharusnya bias memberi pencerahan kepada kalangan bawah jadi bukan malah ikut ikutan untuk menebar radikalisme, fundamentalise, dan ekstrimisme seperti yang sudah kalian lakukan ketika memperiingati hari kelahiran Pancasila.

Menurut bapak bagaimana cara memperkuat rasa persatuan antara Kalangan mahasiswa dan semangat Pancasila ?

Secara kenyataan membuat sebuah kondisi bahwa kita itu dilahirkan secara berbeda, dengan kita dilahirkan secra berbeda biasanya kita akan muncul perasaan toleransi dengan perbedaan perbedaan itu hingga menimbukan rasa kebangsaan dalam diri kita sendiri

Apa harapan bapak kedepanya untuk seluruh mahasiswa UNDIKSHA ?

Menjadi mahasiswa itu sebenarnya adalah tidak gampang, jika anda menjadi mahasiswa , anda jangan hanya belajar saja, kalo anda hanya belajar, anda hanya akan menjadi kutu buku, memang itu akan menopang hard skill kita tapi dalam dunia kerja, hard skill itu nomor kesekian hanya 30% membantu keberhasilan kita, yang paling penting adalah anda harus hidup seimbang, hidup seimbang itu apa ? menyelaraskan antara belajar, organisasi, dan pacaran.

(AS)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s